Aksi Nyata Modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosional (PSE)
Tujuan Khusus
Membagikan pemahaman tentang implementasi pembelajaran sosial dan emosional dengan 4 indikator, yaitu: pengajaran eksplisit, integrasi dalam praktek mengajar guru dan kurikulum akademik, penciptaan iklim kelas dan sekolah, dan penguatan kompetensi sosial dan emosional pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah dan serta merefleksikannya. Kegiatan berbagi pemahaman tentang konsep 5 KSE di SMP Negeri 1 Ngajum Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur
Fact (Peristiwa) :
Pada kegiatan ini Saya mencoba memaparkan tentang kompetensi sosial dan emosional kepada guru / rekan sejawat maupun murid beserta teknik dalam mewujudkan KSE, dengan menggunakan kesadaran penuh (mindfulnes) serta indikator pembelajaran sosial dan emosional (PSE) yang berkaitan dengan proses belajar mengajar. Materi atau konsep ini termasuk baru bagi Saya walaupun tanpa saya sadari ternyata sudah pernah Saya terapkan di sekolah dalam kegiatan pembelajaran keseharian dengan murid.
Awalnya Saya memulai dengan mempelajari dan mendalami konsep 5 KSE, dimana Saya juga mulai belajar mengidentifikasi kebutuhan dalam pengembangan kompetensi sosial dan emosional, baik untuk diri sendiri maupun untuk murid serta rekan sejawat. Berkaitan dengan pembelajaran baik kegiatan atau strategi Saya mencoba merancang untuk mengembangkan lima kompetensi tersebut dan mengintegrasikannya dengan pembelajaran berdiferensiasi dimana kompetensi yang dikembangkan meliputi : Kesadaran Diri (KD), Manajemen Diri (MD), Kesadaran Sosial (KS), Keterampilan Berelasi (KB), Pengambilan Keputusan yang Bertanggung Jawab (PKB).
Selanjutnya nanti setelah menerapkan strategi, Saya melakukan evaluasi untuk melihat sejauh mana kompetensi tersebut berkembang. Ini bisa melibatkan umpan balik dari rekan guru yang lain, penilaian diri, atau pencatatan kemajuan dari implementasi PSE tersebut. Dalam proses pembelajaran lima kompetensi sosial dan emosional, Saya telah mengalami peningkatan dalam kesadaran diri dan manajemen emosi, yang berkontribusi pada hubungan yang lebih baik dengan orang lain. Saya menyadari pentingnya empati dan keterampilan relasi dalam menciptakan lingkungan yang positif. Evaluasi dan refleksi yang berkelanjutan membantu Saya menyesuaikan strategi pembelajaran untuk mencapai hasil yang lebih baik. Secara keseluruhan, pengalaman ini membuktikan bahwa pengembangan kompetensi sosial dan emosional (PSE) memiliki manfaat jangka panjang dalam kehidupan pribadi dan profesional Saya, terutama sangat bermanfaat dalam kegiatan berbagi praktik baik dengan rekan sejawat yang ada di sekolah.
Feelings (Perasaan) :
Saat kegiatan tersebut ada rasa kekhawatiran pada diri Saya, sehubungan dengan konsep 5 KSE, tentang bagaimana cara menerapkan pembelajaran sosial dan emosional (PSE) kepada murid dan rekan guru yang ada di sekolah. Namun Saya tetap optimis dalam menjalankan kegiatan berbagi praktik baik, dengan harapan rekan guru yang ada di sekolah dapat memahami pembelajaran sosial dan emosional (PSE). Rasa antusias dan semangat dari rekan sejawat saat mengikuti kegiatan tersebut menjadikan feedback positif, sehingga dapat diterapkan dalam keseharian terutama dalam proses belajar- mengajar di sekolah.
Pada awalnya saya merasa penasaran untuk memahami lebih dalam tentang kompetensi sosial dan emosional. Saya ingin mengetahui bagaimana keterampilan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari atau dalam konteks profesional yaitu dalam kegiatan belajar-mengajar bersama siswa. Saat Saya mulai memahami konsep-konsep ini, Saya juga merasakan kepuasan karena memperoleh pengetahuan baru yang dapat meningkatkan keterampilan interpersonal dan emosional.
Saya merasa terhubung dengan materi dan menyadari relevansinya terhadap pengalaman pribadi atau interaksi dengan orang lain. Ini bisa memicu refleksi tentang bagaimana kompetensi sosial dan emosional dapat memengaruhi hubungan. Selama proses mempelajari konsep ini menurut saya sangat menantang, terutama jika materi yang disajikan memerlukan perubahan dalam pola pikir atau kebiasaan Saya. Melihat potensi manfaat dari kompetensi sosial dan emosional, Saya merasa termotivasi untuk mengembangkan keterampilan tersebut lebih lanjut dalam pembelajaran dan berkolaborasi dengan rekan guru yang lain.
Findings (Pembelajaran) :
Hal yang bermanfaat dari proses tersebut adalah dengan kegiatan berbagi praktik baik, maka informasi akan mudah tersampaikan kepada rekan yang lain. Dari konsep pembelajaran sosial dan emosional (PSE) tidak hanya dipahami untuk diri sendiri, namun untuk rekan sejawat di sekolah sehingga di laksanakan dalam kegiatan pembelajaran.
Dalam mempelajari kompetensi sosial dan emosional (KSE) memiliki banyak manfaat dalam berbagai aspek kehidupan. Manfaat dari proses mempelajari KSE beserta pembelajaran yang bisa diambil :
- Meningkatkan kesadaran diri dimana dalam memahami emosi dan reaksi pribadi membantu individu menjadi lebih sadar akan perasaan dan perilaku yang memungkinkan pengendalian diri yang lebih baik dan respon yang lebih tepat terhadap berbagai situasi.
- Menigkatkan keterampilan interpersonal yang lebih baik dimana konsep KSE dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara lebih efektif, mendengarkan dengan empati, dan membangun hubungan yang sehat dengan orang lain.
- Dapat mengelola stres yang lebih efektif dengan mempelajari cara mengidentifikasi dan mengelola emosi, individu dapat mengatasi stres dan tekanan dengan lebih baik.
- Meningkatkan rasa empati dan pengertian dalam memahami emosi dan persepsi orang lain membantu dalam membangun empati. hal ini dapat memfasilitasi hubungan yang lebih harmonis dan saling pengertian di berbagai lingkungan sosial.
- Membuat keputusan yang lebih baik, dengan kesadaran emosional yang lebih baik, individu dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana dan reflektif, menghindari keputusan impulsif yang mungkin merugikan.
Future (Pembelajaran) :
Dari kegiatan tersebut umpan balik yang Saya terima adalah rekan guru akan mencoba mempraktikkan secara langsung teknik kesadaran penuh (mindfulnes). Umpan balik yang Saya terima dari mempelajari kompetensi sosial dan emosional (KSE) yaitu menunjukkan kemampuan peningkatan dalam kesadaran diri, empati, komunikasi, pengelolaan konflik, pengendalian emosi, dan pengambilan keputusan. Pembelajaran dari KSE membantu Saya tidak hanya dalam hubungan interpersonal tetapi juga dalam berbagai aspek kehidupan lainnya, seperti kinerja profesional dan kesejahteraan pribadi. Dengan terus menerapkan dan mengembangkan keterampilan ini, Saya dapat menciptakan lingkungan yang lebih positif, mendukung, dan produktif.
Future (Penerapan) :
Hal yang ingin Saya perbaiki atau tingkatkan agar berdampak lebih luas adalah membagikan pemahaman tentang implementasi pembelajaran sosial dan emosional (PSE), tidak hanya pada guru di sekolah, namun juga pada murid sehingga Saya berharap tercetak murid yang memiliki Kesadaran Diri (KD), Manajemen Diri (MD), Kesadaran Sosial (KS), Keterampilan Berelasi (KB), Pengambilan Keputusan yang Bertanggung Jawab (PKB).
Untuk memperluas dampak positif dari mempelajari kompetensi sosial dan emosional (KSE), ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mencapai tersebut :
- Peningkatan kesadaran secara konsisten dan melatih aplikasi secara pribadi.
- Memperkuat keterampilan berkomunikasi baik dengan siswa maupun rekan sejawat.
- Pengembangan hubungan interpersonal.
- Integrasi di tempat kerja dengan sering mengikuti pelatihan, workshop maupun MGMPS.
- Menyebarkan pengetahuan dan praktik baik yang dilakukan (berbagi praktik baik dengan guru lain).
Semoga deskripsi ini bisa bermanfaat!
Link Dokumentasi : https://s.id/Web-MuhamadHilaluBadri_CGP-A10_122B-Kab_Malang
Tergerak..., Bergerak... dan Menggerakkan...!!!



