Refleksi Model Driscoll
- WHAT? (Deskripsi dari peristiwa yang terjadi)
Berikut adalah aktivitas Saya sebagai CGP di Modul 3.3. Setelah Saya melaksanakan pendalaman materi dengan mempelajari Modul Paket 3 yaitu Modul 3.2, berikutnya yaitu melanjutkan mempelajari Modul 3 yaitu Modul 3.3, berikut adalah hal yang menjadi pembelajaran bagi Saya; (Model Refleksi Refleksi Model Driscoll) :
- Mempelajari 3.3.a.2 bahan pembelajaran pendahuluan modul 3.3 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 3.3.a.3 mulai dari diri pembelajaran modul 3.3 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 3.3.a.4. Eksplorasi Konsep pembelajaran modul 3.3 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 3.3.a.4.1. Eksplorasi Konsep pembelajaran modul 3.3 - Forum Diskusi yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas forum diskusi 3.3.a.5. Ruang Kolaborasi Modul 3.3 - Diskusi Kelompok pembelajaran modul 3.3 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas forum diskusi 3.3.a.5.1. Ruang Kolaborasi Modul 3.3 - Presentasi Kelompok pembelajaran modul 3.3 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 3.3.a.5.2. Unggah Tugas Ruang Kolaborasi - Modul 3.3 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 3.3.a.6. Demonstrasi Kontekstual - Modul 3.3 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 3.3.a.7. Elaborasi Pemahaman - Modul 3.3 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas forum diskusi 3.3.a.7.1 Elaborasi Pemahaman - Modul 3.3 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 3.3.a.8. Koneksi Antar Materi - Modul 3.3 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 3.3.a.9. Aksi Nyata - Modul 3.3 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 3.3.a.10 Surat Penutup modul 3.3 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 3.3.a.11 Penilaian Kinerja Instruktur oleh CGP yang sudah ada di SIM PKB
- Melaksanakan aktivitas 3.3.B. Komunikasi Fasilitator dan Pengajar Praktik Modul 3.3., 3.3.C. Penilaian Kinerja, 3.3.D. Tes Akhir Paket Modul 3 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas membuat dan mengunggah jurnal refleksi dwi mingguan pembelajaran modul 3.3 yang sudah ada di LMS
- SO WHAT? (Analisis dari peristiwa yang terjadi)
Saya telah menjalani serangkaian aktivitas di Modul 3.3 yang melibatkan banyak aktivitas tugas kolaboratif, eksplorasi konsep, diskusi, dan refleksi yang dapat mengkonstruksi pemahaman tentang kepemimpinan murid (students agency) dan kaitannya dengan Profil Pelajar Pancasila, suara (voice), pilihan (choice), dan kepemilikan (ownership) murid dalam konsep kepemimpinan murid, lingkungan yang mendukung tumbuhkembangnya kepemimpinan murid dan pentingnya melibatkan komunitas untuk mendukung tumbuhnya kepemimpinan murid. Pada Modul 3.3 saya mendalami konsep Pengelolaan Program yang Berdampak Positif pada Murid melalui diskusi, kerja kelompok, dan refleksi secara pribadi.
Berikut adalah ringkasan aktivitas yang saya lakukan pada pembelajaran Modul 3.3 :
- Forum Diskusi (3.3.a.5) : Ruang kolaborasi untuk bekerja dalam kelompok dan berdiskusi dengan sesama rekan CGP. Ini merupakan kesempatan untuk saling berbagi ide, pandangan, dan pengalaman terkait materi yang sudah dipelajari di LMS dan dibahas.
- Unggah Tugas Ruang Kolaborasi (3.3.a.5.2): Mengunggah tugas hasil kolaborasi kelompok ke dalam LMS. Ini berupa laporan, presentasi, atau produk lain yang menunjukkan hasil kerja tim setelah kegiatan diskusi dan presentasi yang telah dilakukan.
- Demonstrasi Kontekstual (3.3.a.6) : Aktivitas ini melibatkan penerapan konsep yang telah dipelajari ke dalam konteks nyata atau simulasi situasi tertentu yang telah dipelajari pada Modul 3.3. Ini menjadi cara untuk mengeksplorasi bagaimana teori-teori atau konsep diterapkan dalam sebuah praktik nyata.
- Elaborasi Pemahaman (3.3.a.7) : Mengembangkan pemahaman lebih mendalam tentang materi yang telah dipelajari melalui kegiatan diskusi dan refleksi. Aktivitas ini akan melibatkan analisis kasus atau eksplorasi lebih lanjut dari konsep-konsep utama yang telah saya pelajari pada Modul 3.3.
- Koneksi Antar Materi (3.3.a.8) : Menemukan hubungan antara berbagai konsep atau topik yang dipelajari dalam modul 3.3. Ini membantu dalam membangun pemahaman yang lebih holistik dan terintegrasi antar materi yang terdapat pada modul-modul yang telah dipelajari sebelumnya.
- Aksi Nyata (3.3.a.9) : Menerapkan apa yang telah dipelajari dalam tindakan aksi nyata, yang melibatkan proyek atau inisiatif di dunia nyata yang terkait dengan pemimpin dalam pengelolaan sumber daya sesuai dengan yang terjadi atau situasi terkini.
- Penilaian Kinerja Instruktur (3.3.a.11) : Menyampaikan feedback terhadap kinerja instruktur melalui penilaian yang dilakukan di SIM PKB.
- Melaksanakan aktivitas 3.3.B. Komunikasi Fasilitator dan Pengajar Praktik Modul 3.3., 3.3.C. Penilaian Kinerja, 3.3.D. Tes Akhir Paket Modul 3 yang sudah ada di LMS menjadi tahapan akhir sebagai kegiatan evaluasi dalam rangkaian aktivitas pembelajaran pada modul 3.3 tentang konsep Pengelolaan Program yang Berdampak Positif pada Murid.
- Jurnal Refleksi Dwi Mingguan 3.3 : Melakukan refleksi terhadap pengalaman belajar dan kemajuan yang dicapai, kemudian mengunggahnya dalam bentuk jurnal di LMS.
Modul ini memang dirancang untuk mengembangkan keterampilan dalam Pengelolaan Program yang Berdampak Positif pada Murid yang didasarkan pada kekuatan aset dalam ekosistem sekolah serta melibatkan komunitas dalam mendorong tumbuhnya kepemimpinan murid.
- NOW WHAT? (Tindak lanjut dari peristiwa yang terjadi)
1. Apakah kejadiannya akan berbeda jika pada saat itu saya mengambil langkah yang berbeda?
Terkait dengan refleksi terhadap pengalaman yang berbeda dalam mengelola program yang berdampak positif pada murid, sangat relevan untuk memahami efek dari pilihan dan tindakan yang diambil dalam konteks kepemimpinan murid. Ketika mengelola program yang berdampak positif pada murid, setiap langkah dan keputusan yang diambil dapat memiliki konsekuensi yang signifikan terhadap pengalaman dan hasil siswa. Misalnya, memilih untuk mengintegrasikan lebih banyak suara siswa dalam perencanaan dan implementasi program dapat meningkatkan rasa memiliki dan motivasi mereka untuk berpartisipasi aktif. Sebaliknya, jika pendekatan ini diabaikan atau hanya dilakukan secara simbolis, siswa mungkin merasa kurang terlibat dan tidak merasakan dampak positif yang diharapkan.
Penting untuk mengakui bahwa setiap keputusan mempengaruhi lingkungan yang mendukung tumbuh kembangnya kepemimpinan murid. Melibatkan komunitas secara aktif, termasuk siswa, dalam proses pengambilan keputusan tidak hanya memperkuat konsep suara, pilihan, dan kepemilikan, tetapi juga memastikan bahwa program tersebut sesuai dengan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, yang menekankan pada pengembangan karakter dan kepedulian sosial. Oleh karena itu, refleksi terus menerus dan responsif terhadap dinamika yang ada menjadi kunci untuk mencapai dampak yang positif dan berkelanjutan dalam pengelolaan program pendidikan.
2. Di mana saya bisa mendapatkan informasi tambahan agar bisa siap ketika menghadapi peristiwa serupa di masa depan?
Untuk mendapatkan informasi tambahan agar lebih siap menghadapi situasi serupa di masa depan, hal yang bisa saya lakukan yaitu dengan mencari sumber-sumber sebagai berikut :
- Modul Program Guru Penggerak (PGP), materi di PGP, khususnya yang terkait dengan kepemimpinan murid, pengelolaan program, serta pembahasan tentang komunitas yang mendukung, akan membantu saya membangun wawasan yang lebih kuat.
- Buku atau Jurnal tentang Kepemimpinan Pendidikan, dengan mencari buku atau artikel akademis tentang kepemimpinan siswa dan bagaimana komunitas pendidikan memfasilitasi tumbuhnya agency murid.
- Pelatihan dan Webinar, dengan mengikuti pelatihan atau webinar yang fokus pada pengelolaan program berdampak positif pada siswa, kepemimpinan siswa, serta inovasi dalam pendidikan.
- Kolaborasi dengan Praktisi Pendidikan, dengan melakukan diskusi dengan guru-guru lain atau fasilitator yang sudah menerapkan strategi tersebut akan memberi saya pengalaman langsung dan tips praktis yang baru.
- Komunitas Praktik, dengan bergabung dengan komunitas online atau offline yang berfokus pada kepemimpinan siswa atau pengelolaan program sekolah akan memungkinkan mendapatkan masukan dan belajar dari pengalaman orang lain.
3. Dukungan apa yang saya butuhkan agar bisa menindaklanjuti refleksi saya?
Untuk menindaklanjuti refleksi saya terkait pengelolaan program yang berdampak positif pada murid, beberapa dukungan yang dapat dipertimbangkan :- Mencari bimbingan atau mentor : dukungan dari seorang mentor atau fasilitator yang berpengalaman dalam pengelolaan program pendidikan bisa sangat membantu. Mereka dapat memberikan wawasan dan umpan balik secara langsung terhadap rencana yang kita lakukan.
- Memanfaatkan sumber daya dan materi pembelajaran : akses ke materi pembelajaran, seperti buku, artikel, atau modul yang terkait dengan kepemimpinan murid dan pengelolaan program, akan memperkuat pemahaman.
- Melakukan kolaborasi dengan rekan atau guru-guru lain : diskusi dan kolaborasi dengan rekan sesama guru atau praktisi lain dapat memperkaya perspektif kita dalam mengambil tindakan nyata berdasarkan refleksi yang dilakukan.
- Mempertimbangkan waktu untuk implementasi : dengan mendapatkan alokasi waktu yang cukup untuk menganalisis refleksi dan menerapkan perubahan dalam program sekolah sangat penting agar langkah-langkah yang diambil bisa matang dan terstruktur.
- Kerjasama dengan komunitas atau jaringan dukungan : keterlibatan dalam komunitas pendidikan atau grup belajar yang fokus pada pengembangan program yang berdampak positif akan memberi kita dukungan secara emosional dan intelektual.
4. Bagian mana yang sebaiknya saya kerjakan lebih dulu?
Sebelum beralih ke tindakan, lakukan refleksi mendalam tentang keputusan sebelumnya dan apa yang dapat diperbaiki.
Sebelum beralih ke tindakan, langkah pertama yang sebaiknya dikerjakan adalah melakukan refleksi mendalam terhadap keputusan-keputusan sebelumnya. Fokus pada menilai efektivitas keputusan tersebut, apakah sudah melibatkan siswa secara optimal, bagaimana komunitas atau stakeholder lain terlibat, serta apa dampak dari keputusan tersebut terhadap hasil program. Hal ini akan membantu mengidentifikasi area yang perlu perbaikan atau penyesuaian, sehingga langkah-langkah ke depan lebih tepat sasaran.
Refleksi mendalam menjadi langkah utama untuk memperbaiki tindakan di masa depan. Dengan menelaah kembali keputusan yang sudah diambil, kita dapat menemukan celah untuk perbaikan, sehingga program yang akan dilanjutkan dapat lebih efektif, partisipatif, dan berdampak positif pada siswa dan komunitas sekolah.
5. Setelah Anda melakukan pembelajaran ini, apa hal baru yang ingin Anda bagikan kepada rekan atau lingkungan Anda?
Setelah melakukan pembelajaran ini, saya menyadari pentingnya memberikan ruang yang lebih besar bagi siswa untuk terlibat aktif dalam proses pengambilan keputusan melalui konsep suara, pilihan, dan kepemilikan. Mengembangkan kepemimpinan siswa bukan hanya tentang memberi mereka tugas, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan yang mendukung mereka untuk berani menyuarakan pendapat dan merasa bertanggung jawab atas pilihan mereka. Selain itu, melibatkan komunitas, seperti rekan guru dan orang tua, dalam mendukung program-program sekolah juga terbukti sangat penting dalam membangun program yang berdampak positif.
Hal baru yang ingin saya bagikan kepada rekan-rekan saya adalah pentingnya peran kepemimpinan siswa dalam menciptakan program pendidikan yang lebih relevan dan berkelanjutan. Melibatkan siswa dan komunitas dalam perencanaan dan pelaksanaan program tidak hanya memberikan dampak positif bagi siswa, tetapi juga memperkuat ekosistem pendidikan secara keseluruhan.
Semoga deskripsi ini bisa bermanfaat!
👉Link Dokumentasi : https://s.id/Web-MuhamadHilaluBadri_CGP-A10_122B-Kab_Malang
Tergerak..., Bergerak... dan Menggerakkan...!!!

