JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 2.1
SEGITIGA REFLEKSI
Salam Guru Hebat ...!
Bagus sekali!
Menjadi Calon Guru Penggerak (CGP) adalah langkah yang penting dan berharga dalam perjalanan profesional Saya sebagai pendidik. Sebelumnya dalam Paket Modul 1 saya telah mempelajari Pembelajaran Berbasis Filosofi Ki Hadjar Dewantara, Nilai-Nilai dan Peran Guru Penggerak, Paradigma dan Visi Guru Penggerak, serta Budaya Positif. Pada pembelajaran sebelumnya mencakup berbagai aktivitas yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru dalam beberapa aspek penting. Pertanyaan yang muncul dalam benak saya sebelumnya : Bisakah Saya menjelaskan lebih lanjut mengenai aktivitas spesifik yang Saya lakukan dalam modul ini? Misalnya, Apakah Saya bisa melakukan refleksi diri, membuat rencana pembelajaran, atau terlibat dalam diskusi kelompok?. Dimana Informasi lebih lanjut akan membantu saya memberikan tanggapan yang lebih sesuai dan bermanfaat.
Next Activity
Pengalaman Saya di Modul 2.1 sebagai Calon Guru Penggerak
Berikut adalah aktivitas saya sebagai CGP di Modul 2.1. Setelah saya melaksanakan pendalaman materi dengan mempelajari Modul Paket 1, berikutnya yaitu melanjutkan mempelajari Modul Paket 2 yaitu Modul 2.1, berikut adalah hal yang menjadi pembelajaran bagi saya (Model Refleksi Segitiga Refleksi) :
- Melaksanakan aktivitas 2.a. Tes Awal Paket Modul yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 2.b. pembelajaran tentang Etika Akademik Pemimpin Pembelajaran yang sudah ada di LMS
- Mempelajari 2.1.a.2 bahan pembelajaran modul 2.1 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 2.1.a.3 mulai dari diri pembelajaran modul 2.1 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 2.1.a.4 Eksplorasi Konsep pembelajaran modul 2.1 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 2.1.a.4.1 Forum Diskusi Eksplorasi Konsep pembelajaran modul 2.1 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 2.1.a.4.2 Unggah Tugas Eksplorasi Konsep pembelajaran modul 2.1 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas forum diskusi 2.1.a.5 Ruang Kolaborasi Sesi I pembelajaran modul 2.1 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas forum diskusi 2.1.a.5.1 Ruang Kolaborasi Sesi II pembelajaran modul 2.1 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 2.1.a.5.2 Unggah Tugas Ruang Kolaborasi pembelajaran modul 2.1 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 2.1.a.6 Demonstrasi Konstektual pembelajaran modul 2.1 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 2.1.a.7 Elaborasi Pemahaman pembelajaran modul 2.1 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas forum diskusi 2.1.a.7.1 Elaborasi Pemahaman pembelajaran modul 2.1 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 2.1.a.8 Koneksi Antar Materi pembelajaran modul 2.1 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 2.1.a.9 Aksi Nyata pembelajaran modul 2.1 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 2.1.a.10 Surat Penutup modul 2.1 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 2.1.a.11 Penilaian Kinerja Instruktur, Fasil dan Pengajar Praktik (PP) oleh CGP yang sudah ada di SIM PKB
- Melaksanakan aktivitas membuat dan mengunggah jurnal refleksi dwi mingguan pembelajaran modul 2.1 yang sudah ada di LMS
Dari 18 aktivitas yang saya lakukan inilah saya dapat melaksanakan segitiga refleksi sebagai berikut :
1. Setelah saya melaksanakan pembelajaran pada modul 2.1 ini saya dapat memahami :
Di Modul 2.1, fokus utama adalah pada pengembangan lingkungan belajar yang aman dan inklusif. Modul ini memperkenalkan konsep-konsep penting tentang bagaimana menciptakan suasana kelas yang mendukung pertumbuhan emosional dan sosial siswa, serta bagaimana menangani berbagai tantangan dalam lingkungan belajar yang beragam. Untuk memenuhi kebutuhan murid hal yang harus diperhatikan dalam implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi (PB) yaitu kesiapan belajar murid, kebutuhan belajar murid serta profil murid.
Sesi refleksi diri dalam modul ini sangat mendalam. Saya diajak untuk merenungkan pengalaman saya sendiri terkait dengan keberagaman di kelas dan bagaimana saya telah menangani situasi yang melibatkan perbedaan budaya, latar belakang, dan kebutuhan siswa. Refleksi ini membuka mata saya terhadap pentingnya memahami dan menghargai setiap individu di kelas yang saya ampu.
Saya mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang konsep inklusi dan bagaimana menerapkannya dalam lingkungan belajar. Modul ini memberikan strategi konkret untuk mendukung siswa dengan berbagai kebutuhan, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Saya belajar tentang pentingnya diferensiasi dalam pengajaran untuk memastikan setiap siswa mendapatkan kesempatan yang sama untuk berhasil dalam belajar dan sukses dimasa depan.
Diskusi kelompok dan studi kasus menjadi bagian penting dari modul ini. Bersama rekan-rekan CGP, kami membahas berbagai situasi nyata yang mungkin terjadi di kelas, seperti bagaimana menangani perilaku bullying atau bagaimana mendukung siswa yang merasa terisolasi atau bagaimana menangani siswa yang berkebutuhan khusus. Saya teringat yang disampaikan oleh Bu Ari yang memiliki siswa ABK di sekolahnya, hal tersebut menjadi pembahasan yang mendalam bagaimana cara mengatasi murid ABK agar memperoleh kesempatan dan memberikan pengajaran selayaknya murid lainnya. Diskusi ini memberikan perspektif yang beragam dan solusi praktis yang bisa langsung diterapkan.
2. Setelah melaksanakan pembelajaran pada modul 2.1 ini, akhirnya saya mampu :
Sebagai bagian dari modul, saya ditugaskan untuk mengembangkan rencana tindakan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif di kelas saya. Rencana ini mencakup langkah-langkah konkret seperti mengadakan kegiatan yang mempromosikan kerjasama antar siswa, menyusun kebijakan kelas yang adil, dan menyediakan sumber daya tambahan bagi siswa yang membutuhkan.
Saya melakukan observasi terhadap praktik inklusif di kelas lain dan mendapatkan banyak inspirasi. Kemudian, saya mulai menerapkan beberapa strategi yang telah saya pelajari, seperti penggunaan metode pembelajaran kooperatif dan penerapan kebijakan tanpa diskriminasi. Implementasi ini awalnya menantang, tetapi saya melihat perubahan positif dalam dinamika kelas dan keterlibatan siswa.
3. Perasaan saya setelah melakukan pembelajaran pada modul 2.1 ini adalah :
Menerima umpan balik dari fasilitator dan rekan CGP lainnya sangat membantu dalam mengembangkan praktik saya. Penilaian terhadap rencana tindakan yang saya buat memberikan wawasan tambahan tentang area yang perlu diperbaiki dan dikembangkan lebih lanjut.
Modul 2.1 memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya inklusi dan bagaimana menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung bagi semua siswa. Pengalaman ini memperkaya pemahaman saya sebagai guru dan memperkuat komitmen saya untuk menjadi pendidik yang mampu menghargai dan mendukung keberagaman di kelas. Saya merasa lebih siap untuk menghadapi tantangan di masa depan dan terus berupaya menciptakan perubahan positif di lingkungan belajar saya.
4. Setelah melakukan pembelajaran pada modul 2.1 ini, target saya berikutnya adalah :
Saya akan mengimplementasikan strategi pembelajaran inklusif yang telah dipelajari dalam Modul 2.1. Target saya adalah memastikan setiap siswa, terutama mereka yang memiliki kebutuhan khusus atau berasal dari latar belakang yang beragam, merasa diterima dan didukung di kelas yang saya ampu.
Langkah-langkah yang dapat saya lakukan yaitu :
- Menyusun rencana pelajaran (RPP) / modul ajar yang inklusif dan diferensiasi.
- Melibatkan siswa dalam kegiatan kelompok yang mendukung kerja sama dan pemahaman antar budaya.
- Mengadakan sesi umpan balik rutin untuk mendengar dan menanggapi kebutuhan siswa.
Langkah-langkah yang dapat saya lakukan yaitu :
- Membuat dan menetapkan kesepakatan kelas yang jelas dan adil bersama siswa untuk menciptakan budaya positif.
- Mengadakan kegiatan yang mempromosikan empati dan saling pengertian antar murid.
- Memantau dan menanggapi segala bentuk bullying atau perilaku negatif dengan cepat dan tepat.
Saya akan mengintegrasikan pembelajaran sosial dan emosional ke dalam kurikulum harian saya. Target saya adalah membantu siswa mengembangkan keterampilan seperti manajemen emosi, kerjasama, dan menghindarkan suatu konflik.
Langkah-langkah yang dapat saya lakukan yaitu :
- Menggunakan kegiatan pembuka yang fokus pada keterampilan sosial dan emosional.
- Mengadakan diskusi kelas tentang pentingnya keterampilan sosial dan emosional.
- Memberikan penghargaan kepada siswa yang menunjukkan perilaku positif dan kemampuan sosial yang baik.
Saya akan terus mengembangkan kebiasaan reflektif untuk meningkatkan kualitas pengajaran saya. Target saya adalah secara konsisten mengevaluasi dan menyesuaikan metode pengajaran berdasarkan umpan balik dan hasil belajar siswa.
Langkah-langkah yang dapat saya lakukan yaitu :
- Membuat jurnal refleksi harian tentang kegiatan mengajar dan interaksi dengan siswa.
- Mengadakan sesi diskusi reflektif dengan rekan sejawat untuk berbagi pengalaman dan mendapatkan umpan balik positif serta perspektif baru.
- Menggunakan data hasil belajar siswa untuk menilai efektivitas strategi mengajar dan membuat penyesuaian yang diperlukan.
Saya akan lebih aktif terlibat dalam komunitas pembelajaran profesional untuk terus memperluas wawasan dan keterampilan saya. Target saya adalah berbagi praktik terbaik dan belajar dari pengalaman guru lain atau rekan komunitas.
Langkah-langkah yang dapat saya lakukan yaitu :
- Menghadiri workshop MGMP, seminar, dan pelatihan yang relevan sesuai dengan kebutuhan saya sebagai pendidik.
- Berkontribusi dalam forum diskusi online atau kelompok belajar di sekolah.
- Mencari mentor atau menjadi mentor bagi guru lain untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman dalam mendidik siswa.
Semoga deskripsi ini bisa bermanfaat!
Link Dokumentasi : https://s.id/Web-MuhamadHilaluBadri_CGP-A10_122B-Kab_Malang
Tergerak..., Bergerak... dan Menggerakkan...!!!

