JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 2.3
SEGITIGA REFLEKSI
Salam dan Bahagia Ibu / Bapak Guru Hebat ...!
Berawal dari sebuah perjalanan menjadi Calon Guru Penggerak (CGP) merupakan langkah yang penting dan berharga sebagai ladang pengembangan diri untuk peningkatan keprofesionalan Saya sebagai seorang guru. Sebelumnya dalam Paket Modul 1 Saya telah mempelajari Pembelajaran Berbasis Filosofi Ki Hadjar Dewantara, Nilai-Nilai dan Peran Guru Penggerak, Paradigma dan Visi Guru Penggerak, serta Budaya Positif. Pada pembelajaran sebelumnya mencakup berbagai aktivitas yang dirancang untuk mengubah mindset atau pola pikir kita sebagai guru serta meningkatkan kompetensi bagi guru itu sendiri. Pada pembelajaran di Modul 2 ini Saya mulai belajar tentang konsep penerapan pembelajaran di kelas seperti Implemetasi Pembelajaran Berdiferensiasi dan Pembelajaran Sosial dan Emosional (PSE) juga tentang manajerial "Coaching Untuk Supervisi Akademik. Dimana Informasi lebih lanjut dapat menjadi umpan balik atau refleksi yang bermanfaat.
Next Activity
Pengalaman Saya di Modul 2.3 sebagai Calon Guru Penggerak (CGP)
Berikut adalah aktivitas Saya sebagai CGP di Modul 2.3. Setelah Saya melaksanakan pendalaman materi dengan mempelajari Modul Paket 1, berikutnya yaitu melanjutkan mempelajari Modul Paket 2 yaitu Modul 2.3, berikut adalah hal yang menjadi pembelajaran bagi Saya; (Model Refleksi Segitiga Refleksi) :
- Mempelajari 2.3.a.2 bahan pembelajaran modul 2.3 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 2.3.a.3 mulai dari diri pembelajaran modul 2.3 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 2.3.a.4.1. Eksplorasi Konsep pembelajaran modul 2.3 - Konsep Coaching secara Umum dan Konsep Coaching dalam Konteks Pendidikan yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 2.3.a.4.2. Eksplorasi Konsep pembelajaran modul 2.3 - Paradigma Berpikir dan Prinsip Coaching yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 2.3.a.4.3. Eksplorasi Konsep pembelajaran modul 2.3 - Kompetensi Inti Coaching dan TIRTA sebagai Alur Percakapan Coaching yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 2.3.a.4.4. Eksplorasi Konsep pembelajaran modul 2.3 - Supervisi Akademik dengan Paradigma Berpikir Coaching yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 2.3.a.4.5. Forum Diskusi Eksplorasi Konsep - Modul 2.3 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas forum diskusi 2.3.a.5. Ruang Kolaborasi Modul 2.3 - Sesi Latihan pembelajaran modul 2.3 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas forum diskusi 2.3.a.5.1. Ruang Kolaborasi Modul 2.3 - Sesi Praktik pembelajaran modul 2.3 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 2.3.a.5.2. Unggah Tugas Ruang Kolaborasi - Modul 2.3 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 2.3.a.6. Demonstrasi Kontekstual - Modul 2.3 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 2.3.a.7. Elaborasi Pemahaman - Modul 2.3 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas forum diskusi 2.3.a.7.1 Elaborasi Pemahaman - Modul 2.3 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 2.3.a.8. Koneksi Antar Materi - Modul 2.3 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 2.3.a.9. Aksi Nyata - Modul 2.3 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 2.3.a.10 Surat Penutup modul 2.3 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas 2.3.a.11 Penilaian Kinerja Instruktur, Fasil dan Pengajar Praktik (PP) oleh CGP yang sudah ada di SIM PKB
- Melaksanakan aktivitas 2.3.D. Tes Akhir Paket Modul 2 yang sudah ada di LMS
- Melaksanakan aktivitas membuat dan mengunggah jurnal refleksi dwi mingguan pembelajaran modul 2.3 yang sudah ada di LMS
Dari 19 aktivitas yang Saya lakukan inilah akhirnya Saya dapat melaksanakan segitiga refleksi sebagai berikut :
1. Setelah Saya melaksanakan pembelajaran pada modul 2.3 ini Saya dapat memahami :
Setelah Saya melaksanakan pembelajaran di modul 2.3 ini Saya dapat memahami beberapa konsep tentang coaching yang didefinisikan sebagai sebuah proses kolaborasi yang berfokus pada solusi, berorientasi pada hasil dan sistematis, dimana coach memfasilitasi peningkatan atas performa kerja, pengalaman hidup, pembelajaran diri, dan pertumbuhan pribadi dari coachee. Juga tentang paradigma berfikir coaching, prinsip coaching dan implementasi coaching dalam supervisi akademik.
2. Setelah melaksanakan pembelajaran pada modul 2.3 ini, akhirnya saya mampu :
Setelah melaksanakan pembelajaran pada modul 2.3 ini, akhirnya saya mampu :
- Memahami beberapa konsep yang ada di modul 2.3 ini, seperti : konsep tentang coaching, paradigma berfikir coaching, prinsip coaching dan implementasi coaching dalam supervisi akademik.
- Menuntun seorang coachee untuk mengembangkan kompetensinya melalui kegiatan coaching.
- Meningkatkan kemampuan bersosialisasi dan mencari relasi.
- Berkomunikasi lebih efektif.
- Mengimplementasikan kegiatan coaching dengan alur TIRTA dan kegiatan coaching dalam supervisi akademik.
3. Perasaan saya setelah melakukan pembelajaran pada modul 2.3 ini adalah :
Perasaan saya setelah melakukan pembelajaran pada modul 2.3 ini, Saya merasa lebih tenang dan lebih bisa percaya diri. Karena dengan memiliki kemampuan coaching dapat membantu Saya memiliki kemampuan berkomunikasi secara efektif. Saya juga merasa senang karena selama mengikuti pendidikan CGP ini selain banyak sekali hal-hal yang dapat menambah wawasan keilmuan dan pengalaman yang menurut Saya sangat penting dan sangat dibutuhkan dalam keprofesian Saya. Dimana sebelumnya konsep ini belum masih asing dan belum Saya pahami.
4. Setelah melakukan pembelajaran pada modul 2.3 ini, target Saya berikutnya adalah :
Setelah melakukan pembelajaran pada modul 2.3 ini, target Saya berikutnya adalah memperdalam kembali konsep yang telah Saya pelajari tentang coaching, kemudian mencoba mengimplementasikan baik kepada rekan sejawat maupun kepada murid yaitu dengan mengintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Untuh lebih rinci Saya akan melakukan :
- Mempelajari kembali konsep coaching, paradigma berfikir coaching, prinsip coaching dan implementasi coaching dalam supervisi akademik sebagai bekal untuk implementasi kepada rekan sejawat maupun murid.
- Mengintegrasikan konsep coaching pada kegiatan pembelajaran bersama murid agar murid dapat mengembangkan kompetensi dirinya yang dimiliki secara maksimal.
- Mensosialisasikan konsep coaching dalam supervisi akademik kepada rekan sejawat serta kepala sekolah.
Semoga deskripsi ini bisa bermanfaat!
Link Dokumentasi : https://s.id/Web-MuhamadHilaluBadri_CGP-A10_122B-Kab_Malang
Tergerak..., Bergerak... dan Menggerakkan...!!!

